IKATAN PARA PECINTA SEDEKAH
TIADA HARI TANPA SEDEKAH, SALURKAN SEDEKAH IKHWAN & UKHTI

Minggu, 06 November 2011

MOHON SEDEKAH,INFAQ,WAQOF NYA

Assalamu’alaikum Warohmatullahi wabarokatuhu
Ketika ketulusan hati telah menyatu dalam ikatan Silahturahim, maka pada saat sahabat2, saudaraku2 Fillah membaca Tulisan kami ini, kami sangat mengharpkan Partisipasinya dan dapat mentransfer sedekah untuk Yayasan Pendidikan Islam & Pondok Pesantren As Syahidah Tauhid yang kami kelola. tentu sangat sebanding dengan nilai kepuasan dan ketulusan yang Sahabat2, saudara2ku rasakan dengan tanpa beban apa – apa, sebab benarlah apa yang dikatakan orang bijak : ” APAPUN YANG KITA BERIKAN DENGAN KETULUSAN HATI, SESUNGGUHNYA ITU ADALAH MILIK KITA SELAMANYA”.
Memberi terasa menerima, menerima terasa memberi, sungguh tiada kebaikan bagi harta kecuali bila di sertai dengan KEDERMAWANAN. maka berdo’alaj para Malaikat : ” Ya Allah, berikanlah ganti rugi bagi dermawan yang telah menginfaqkan hartanya..”.
maka dari itu dengan kerendahan hati kami, memohon dengan sepuluh jari kami, kami harap saudara2ku semua dimana saja berada dapat membantu kami dengan mengeluarkan hartanya baik berupa uang maupun barang.
anda dapat menstranfer sedekah melalui via bank :
BANK BCA No Rek : 8115060801, an. Budiono
BANK BNI No Rek : 0219874971 A/N : Bpk. Budiono
BANK MANDIRI No Rek : 106-00-0995273-3 A/N : Budiono
BANK BRI No Rek : 3344-01-030645-53-6 A/N : Budiono
setelah transfer harap saudara2ku semua mengkonfirmasi melalui SMS dengan cara KETIK : NAMA LENGKAP # ALAMAT # DONASI # BANK KIRIM KE HP 087868307140 – 081396256583
konfirmasi anda berguna untuk kami catat di BLOG KAMI, DINDING YAYASAN KAMI DAN MEDIA CETAK.
Demi Allah yang Maha segala- galanya, ini bukan penipuan.
Terima kasih atas segala bantuan saudara – saudara, semoga Allah swt selalu melimpahkan RahmatNya kepada kita semua .
Untuk menjaga BURUKSANGKAH, kami harap saudara2 dapat hadir untuk melihat LOKASI. atau kami akan mengirim PROPOSAL ke alamat anda atau kenalan anda.
wassalamu’alaikum wrw b
Ustadz Muhammad Budiono Al Amin
klik juga blog kami di http://yayasanassyahidahtauhid.blogspot.com
http://daftardonatur.wordpress.com
»»  READMORE...

Selasa, 05 Juli 2011

ISRA' MI'RAJ DAN DZIKIR AKBAR MAJELIS TAKLIM ASMA'UL HUSNAH KAROMAH



Percut Sei Tuan (Icw Post)
Dengan semangat yang kuat demi menegakkan si'ar islam, ditengah gejolak masyarakat yang sibuk mementingkan diri sendiri-sendiri. Sekelompok warga di JL trimurti pasar 6 dusun V desa bandar klippa Kecamatan percut sei tuan menggelar sebuah kegiatan ISRA' MI'RAJ sekaligus pelantikan dan sosialisasi MAJELIS TA’LIM - ZIKIR  ASMA'UL  KAROMAH, selasa (28/07) bertepatan dengan malam ISRA'  MI'RAJ 27 rajab 1432.H.

Kegiatan yang diselenggarakan secara sederhana itu bertempat di YAYASAN AS SYAHIDAH TAUHID di kawasan kecamatan Percut sei tuan deli serdang sumatra utara.

Acara yang tergolong istimewa ini mendapatkan sambutan dari tokoh agama dan masyarakat sekitar, pasalnya pada kegiatan yang religius ini, masyarakat diajak ber munajad kepada Allah dengan terlebih dahulu melakukan Dzikir bersama.

Kegiatan ini dimaksud kan untuk membantu warga yang hadir agar dapat terlepas dari segala penyakit baik penyakit medis, maupun penyakit non medis, serta dari gangguan ghaib dengan bermunajad kepada Allah melalui prantara air yang dapat dibawa pulang untuk diminum sebagai obat.

Acara yang dihadiri oleh para tokoh agama setempat ini berlangsung hikmat, pada kesempatan ini, ustad Idham yaqub selaku salah satu pengurus Majelis Ta’lim – Zikir Asma’ Ul Karomah tersebut Yang juga berkesempatan hadir, sekaligus memberikan kata sambutan nya menyampaikan, kebanggaan nya pada seorang ustad muda yang gigih berjuang mendirikan fasilitas pendidikan agama yang tergolong non komersil {sukarela} bagi anak anak sekitar di kecamatan percut seituan. Meskipun masih banyak kendala dan rintangan yang tengah dihadapi oleh ustad muhammad budiono Al amin atau yang juga akrab disebut ki ageng mas sahid selaku pendiri yayasan as syahidah tauhid.

"Kebanggaan rasa syukur Pada Allah swt. Ditengah tengah kurang nya perhatian umat terhadap pendidikan agama, ternyata masih ada sosok pemuda yang bersemangat penuh iklas, mendirikan sebuah YAYASAN pendidikan agama yang diperuntukan bagi anak-anak para calon pemimpin bangsa..ungkap idham.

Berat memang perjuangan ini, namun diharapkan agar ustad budiono mampu menghadapinya dengan keteguhan hati serta semangat yang kuat dalam niat ikhlas nya membela dan memperjuang kan agama Allah ini kedepan nya."

Ustad idam yaqub Juga mengajak para jama'ah yang hadir, untuk segera melepas segala atribut keduniawian nya dalam bermunajad kepada Allah SWT. Dengan demikian, diharap kan semua jama'ah dapat bermunajad dengan hikmat dan khusyu', agar apapun yang dihajad kan para jama'ah terutama yang sedang menderita sakit, segera mendapat kan kesembuhan dari Allah SWT.

Acara ISRA'MI'RAJ dan DZIKIR AKBAR ini, juga menghadirkan penceramah yang di isi oleh Al ustadz Indra suheri, seorang ketua umum forum umat islam {fUI} sumut.
Dalam tausiyah nya, indra memandang penting nya kejujuran dalam menjalan kan kehidupan di tengah keserakahan dan minim nya iman sebahagian besar umat dewasa ini.

Ustad indra mengatakan, tak jarang orang tega menghianati saudara nya hanya demi kepentingan duniawi semata. Orang kini sangat mudah berbohong, apalagi dengan fasilitas tegnologi komunikasi sekarang yang sangat mempermudah seseorang untuk melakukan kebohongan, seperti penggunaan alat komunikasi phonsel..

"kita sama-sama pasti menyadari, sangat sulit menemukan orang jujur dizaman sekarang ini.
Cobak kita contohkan dengan phonsel saja misal nya, kita dengan mudah mengatakan hal-hal yang berdusta, kita bilang kita udah dijalan, padahal kita masih ada dirumah."

Diakhir tausiyah nya, ustad Indra suheri sempat menyinggung peristiwa penghancuran masjid dikawasan tembung pasar tujuh yang dilakukan oleh 6 ormas islam dan didukung oleh dua orang oknum MUI.
Menyadari kegiatan ini diliput oleh media masa, ustad Indra suheri mengaku bersedia memberikan keterangan terkait kronologis peristiwa itu, apabila diminta oleh media terkait.

Masi dalam suasana acara, ustad muhammad budiono al amin juga berkesempatan memberikan sosialisasi pada seluruh jama'ah yang hadir, untuk bergabung dalam majelis ta’lim – zikir Asma'ul  karomah, yang pertemuan nya sendiri dilaksanakan pada setiap malam jum'at selepas sholat isya bertempat di ruangan belajar YAYASAN AS SYAHIDAH TAUHID di JL trimurti pasar 6 dusun V desa bandar klippa kecamatan percut sei tuan kabupaten deli serdang dibawah pimpinan ki ageng mas sahid {Ustad muhammad budiono al amin). Dirinya juga menambahkan, telah membuka pelayanan konsultasi sekaligus pengobatan penyakit baik medis maupun non medis, selain itu untuk masyarakat yang juga mempunyai berbagai persoalan kehidupan, MAJELIS yang dipimpin nya ini juga menerima masyarakat yang ingin ber konsultasi.

Disela sela acara ustad budi menyampaikan pada wartawan, bahwa majelis ASMA'UL KAROMAH ini dibentuk untuk memberikan dan menumbuhkan kecintaan umat terhadap Allah SWT, serta meningkat kan ukhuwah islamiah antar seluruh umat muslim di kecamatan percut seituan dan bahkan di seluruh kabupaten kota di sumatra utara.

"MAJELIS ini Insya Allah akan berupaya memberikan manfaat bagi umat yang membutuhkan, kami berupaya ber daqwah dengan cara memberikan pengobatan kepada siapapun yang menderita sebuah penyakit, tentunya pengobatan disini adalah sebuah metode pengobatan secara Islami dan tradisional." Ungkap Budiono.

Ustad budi menambahkan, Insya Allah selalu siap diundang kemanapun baik dalam dan luar negri, bagi siapapun yang ingin berkonsultasi dan ingin dilakukan pengobatan untuk orang-orang yang ada di luar sumatra utara.

Saat disinggung masalah pembiayaan oprasional kegiatan belajar mengajar Di YAYASAN yang di dirikan nya, ustad budi mengaku, bahwa pembiayaan proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh yayasan ini, sebahagian besar nya bersumber dari para umat yang mendapat kan kesembuhan setelah berobat dengan cara dzikir dan Do'a Yang dilakukan oleh majelis taklim ASMA'UL KAROMAH.
Selain itu, biaya lain nya juga bersumber dari Infaq para donatur tetap termasuk para hamba Allah yang berada di luar sumatra utara. Sebap ustad budi mengaku bahwa sejauh ini belum ada perhatian dari pemda terkait pemberian bantuan untuk kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di yayasan assahida yang di pimpin nya ini.

"wah, selama ini kami sudah coba mengirimkan dan mengajukan profosal kepada Pemprofsu maupun pemkab deli serdan. Namun sejauh ini kami hanya menerima janji-janji semata, sedang kan bantuan yang diharapkan tak juga kunjung kami dapatkan." Kata Budiono.

Ustad budi juga menyampaikan harapan nya pada pemerintah, agar dapat mendukung dan memberikan perhatian nya terhadap kegiatan yang sedang dikelolanya ini, sebap, menurut nya kegiatan ini juga termasuk kegiatan yang membantu program pemerintah, dalam upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Ustad budi mengaku masih sangat membutuhkan banyak bantuan untuk pengembangan yayasan yang dipimpin nya, sebap dirinya beserta pengurus yayasan lain nya, sedang dalam upaya membangun fasilitas rumah singgah, yang nantinya dapat menampung anak-anak jalanan yang tidak memiliki tempat tinggal, sekaligus memberi pembinaan kepada penghuni rumah singga tersebut.(ANTO)







Bayarkan Zakat Infaq Dan Shadaqah Anda Melalui YAYASAN AS - SYAHIDAH TAUHID. Kami Akan Menyalurkannya Untuk Pembiayaan Santri Yang Kurang Mampu (Fakir Miskin), PENGEMBANGAN PESANTREN TAHFIDZUL QUR'AN. Perbanyak Tabloid Jum’at, Pencetakn buku – buku da’wa secara gratis. Sebesar apapun bantuan yang anda berikan kami ucapkan banyak terima kasih sebelumnya. Semoga Allah membalas kebaikan anda dengan kebaikan yang berlipat ganda. Amiiin.

Rekening: BANK BCA No Rek : 8115060801, BANK BNI No Rek : 0219874971 A/N : Bpk. Budiono
BANK MANDIRI No Rek : 106-00-0995273-3 A/N : Budiono, BANK BRI No Rek : 3344-01-030645-53-6 A/N  Budiono

Atau dating langsung atau dijemput di kantor/ Rumah anda.

Salam dari Muhammad Budiono Al Amin, "Semoga semua Donatur, Sahabat - sahabat berada dalam keadaan sehat, saya do'akan untuk semua Donatur, Saudara - saudara saya. Mudah-Mudahan Allah senantiasa memberikan rizki, kesehatan, dan disampaikan segala hajatnya,disembuhkan dari penyakit, dikeluarkan dari maslah yang berat, Amin"
Melalui nomor rekening ini juga dibuka kesempatan bagi Dermawan dan Donatur untuk membantu perjuangan Pesantren dalam hal Pembangunan, Pendidikan atau Pembebasan Tanah wakaf.
Konfirmasi

Setelah transfer, mohon konfirmasi ke nomor ini: HP. 0852 9618 9700(ketik :nama+kota+bank+jumlah sedekah)

»»  READMORE...

Minggu, 03 Juli 2011

azab kubur...

»»  READMORE...

Minggu, 12 Juni 2011

BERSEDEKAH SAMBIL BERHARAP??? WHAY NOT..

 by : ustadz yusuf mansur
Bolehkah sedekah sambil berharap? Banyak orang yang mencibir terhadap orang yang bersedekah karena berharap kepada Allah. Apakah kita tidak ikhlas hanya karena beribadah sedekah dan berharap akan kebenaran janji-Nya?

Persoalan meminta sama Allah itu bukan persoalan ikhlas atau tidak ikhlas. Itu persoalan ibadah. Meminta adalah do’a. Silahkan saja sedekah tanpa berharap. Tapi kalau sedekah sambil berharap, maka dapat dua ibadah; pahala sedekah dan pahala berharap. Namun kita tidak boleh memaksa, hanya boleh meminta dan berharap.Dan bukanlah disebut meminta dan berharap, kecuali yakin bahwa apa yang diminta dan yang diharap adalah bisa dikabulkan. Ilmu penyertanya adalah sabar, tawakkal, juga ikhlas. Termasuk ikhlas bila Allah tidak mengabulkan. Husnudzan kepada Allah adalah seninya. Yakinlah Allah Maha Tahu apa yang terbaik.

Sementara itu, mengikuti seruan-Nya, percaya akan janji-Nya; yang akan mengganti 2x, 10x, 700x, lebih banyak lagi, atau mengganti dengan yang lebih baik, adalah juga sebuah keutamaan. Tauhid itu. Percaya sekali sama Allah.


Saking percayanya ya kita ikuti seruannya. Dan apa sebutannya kalo bukan ikhlas juga? Nyari duit setengah mati, tiba-tiba ketika datang tawaran bersedekah dari Allah dengan janji akan dilipatgandakan-Nya, lalu kita percaya? Hingga kita menyerahkan semuanya? Apa gak di sebut ikhlas tuh? Bahwa kemudian jangan meminta hanya dunia, itu betul.

Minta juga ampunan-Nya, keselamatan dari-Nya, kasih sayang-Nya, bisa hafal qur’an, bisa istiqomah, bisa tambah sehat. Pengetahuan akan ilmu konversi juga penting. Sesiapa yang sedekah 1 di kali 10. Lalu sepuluhnya gak dapet, pertanyaannya: benarkah gak dapat? Apakah itu dikarenakan bodohnya kita?

Sesungguhnya Allah sudah membalas. Hanya balasannya kita gak paham hingga bertambah ilmu kita dan hikmah. Juga ketika kita baik sangka. Subhanallah, betapa rahasia ilmu Allah itu luas sekali. Belum lagi kalau bicara bahwa ternyata bayaran Allah itu terus dan terus. Kita anggap udah gak akan dibayar lagi. Ternyata setelah kita malah lupa sama do’a kita, eh Allah tetep kabulkan. Rupanya, “panen” pertama, bukan ke apa yang kita minta. Sementara kita bersabar, rupanya tanaman kita panen yang kedua, ketiga, dan seterusnya hingga sampailah pada apa yang kita minta.


Waba’du, meminta kepada Allah, tidaklah salah. Demikian juga berharap dari-Nya. Gak sedekah aja, boleh meminta, boleh berharap. Apalagi dengan bersedekah, tambah boleh meminta, tambah boleh berharap.
 

Sesiapa yang berdo’a dengan amal soleh sebagai pendahuluannya, jelas akan lebih bertenaga do’anya. Dan amal soleh itu banyak, sedekah adalah hanya salah satunya. Begitupun do’a. Do’a akan menjadi pendorong yang hebat buat sedekah.

Jangan hanya bersedekah. Tapi juga berdo’a. Di rawat itu sedekah dengan do’a. Jangan ditinggal begitu saja. Meskipun saya yakin, seperti biji cabe, yang di aurin (dibiarin) aja dia tumbuh, namun jika dirawat, dikawal, hingga ia tumbuh banyak dan bagus, adalah sebuah keutamaan yang lain adanya. Selamat menuntut ilmu terus, terus, dan terus. Hingga sampai kepada hikmah yang kita mintakan dari Allah datangnya. Amin.

Emang juga diam aja Allah udah akan aturin. Tapi kita ga dapet pahala do’a. bahkan do’a itu kepalanya ibadah. Jika ibadah, ibadah doangan, kaga berdo’a, maka kita hanya ampe leher. Itu ibadah ga ada kepalanya. Dengan berdo’a, itu menyatakan kelemahan kita juga di hadapan Allah Yang Begitu Kuasa. Sekaligus pernyataan-pernyataan menghamba, penuh harap, menjadikan Allah sandaran, dan lain-lain. Masya Allah dah. Rugi mereka yang ga mau berdo’a. Sedang do’a sendiri adalah sebuah ibadah tersendiri.
 

Dan bahkan do’a adalah perintah Gusti Allah langsung. Ayat-ayat tentang do’a tidak hanya di satu ayat. Tapi di banyak ayat. Dan tidak ada do’a yang tidak dikabulkan kecuali ia menjadi pengampunan buat yang berdo’a, menjadi penolak bala, dan disimpan sebagai kebaikan yang lain dari hal yang tidak diminta. Nah, apakah yang tidak berdo’a bakalan dapat keistimewaan yang berdo’a? tentu saja tidak. salam
»»  READMORE...

Selasa, 07 Juni 2011

SEDEKAH MEMPERINDAH HIDUP

ALLAH SWT. dalam surah Al Lail ayat 4-7, telah memberikan resep teramat ampuh bagi siapa saja yang menginginkan hidup serba mudah dan bahagia sejak di dunia sampai di akhirat kelak. Intinya, istiqamah bersedekah dan bertaqwa.

Rasul SAW. menerangkan, jika seseorang ingin betul dihilangkan kesulitannya, diringankan bebannya, dan ditolong semua permasalahannya, maka dia harus membantu mereka yang lebih susah, lebih menderita dan lebih bermasalah. Dalam sebuah hadis riwayat Thabrani dari Abu Darda, Rasulullah SAW. pernah bertanya kepada sejumlah sahabatnya : " Apakah kalian menginginkan kepuasan dan kesuksesan bathin serta terpenuhi kebutuhan hidup kalian ? ". Lalu beliau SAW. bersabda : " Sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya dan berikanlah makanan yang sama dengan makanan yang engkau makan PASTI kalian akan mendapatkan kesuksesan bathin dan akan terpenuhi kebutuhan hidup kalian."

Abu Hurairah RA.meriwayatkan, bahwa 
Nabi SAW. bersabda: "Orang yang pemurah (penderma) itu dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Adapun orang yang bakhil (kikir) itu jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dekat dengan neraka."

Saking penting dan mulianya bersedekah itu, maka terhadap sahabat termiskin sekalipun, seperti Abu Dzar Al Ghifari, Rasulullah SAW tetap menganjurkannya. Karena gencarnya Baginda SAW membujuk Abu Dzar untuk istiqamah bersedekah, ia menjadi "penasaran" dan memberanikan diri untuk bertanya : "Ya Nabi Allah ! Engkau menyuruh kami bersedekah. Apa hakekat sedekah itu ?". Nabi Mulia SAW ini menjawab : "Sedekah itu sesuatu yang ajaib". Kalimat itu diulangi beliau tiga kali berturut-turut menandakan utamanya.

Kepada Ali bin Abi Thalib KW, menantunya, Rasulullah SAW. berwasiat : "Wahai Ali !.Keluarkanlah infak hartamu dan berilah kelapangan terhadap familimu dan janganlah khawatir terhadap Allah SWT yang memiliki ‘ Arsy bahwa DIA akan menyediakan karunia-Nya terhadapmu." Dan dalam satu hadis Qudsi Allah SWT. berfirman : " Wahai manusia !. Kekayaan-Ku tidak akan pernah habis selamanya. Semakin banyak engkau berinfak, sebanyak itu pula aku memberi rezeki padamu. Seberapa pula tingkat kekikiranmu sekedar itu pula Aku menahan rezekimu padamu." Sejak itu pula Ali bin Abi Thalib KW walaupun hidupnya tergolong miskin, setiap hari berupaya untuk bersedekah, kendatipun harus bekerja sebagai " pekerja " kasar, misalnya mengambil upah mengangkut air minum. Menurut Ibnu 
Abbas RA. dalam Tafsir Al Qurthuby, bahwa turunnya ayat 274 surah Al Baqarah itu, adalah karena memuji sikap Ali. Ia memiliki uang hanya 4 dirham. Ia menginfakkan 1 dirham di waktu malam dan 1 dirham di waktu siang, 1 dirham ia infakkan dengan cara sembunyi dan 1 dirham lagi, ia infakkan dengan cara terang-terangan. Ia tidak pernah merasa khawatir menghadapi hari esok, karena ia tahu Allah SWT menjamin rezeki hamba-Nya. Ia mendahulukan perniagaan dengan Allah, sebab ia yakin terhadap janji-Nya yang akan menggantinya dengan basalan yang terbaik.( QS. (2) : 261).

Uwais Al Qarni, termasuk generasi tabi’in. Rasul SAW menyebutnya sebagai sebaik-baik sahabat dari kaum tabi’in. Apa keistimewaan Uwais, sehingga walaupun tidak sempat bertemu Rasulullah SAW. tapi Baginda SAW. memujinya ?. Pertama, Uwais amat berbakti kepada ibunya. Dialah yang mengurungkan niat berangkat haji dan hasrat mengunjungi Rasulullah SAW, lantaran ibunya tidak ingin ditinggalkan sendirian olehnya. Kedua, walaupun hidupnya teramat miskin, tapi paling dermawan. Uwais bekerja sebagai pengembala dengan gaji 4 dirham. " Aku ini adalah pengembala yang digaji 4 dirham dan semuanya tidak masuk ke perutku.", ujarnya ketika pada suatu waktu ditanya oleh Umar bin Khattab RA dan Ali KW. Dalam sejarah kehidupan Uwais juga tercatat, dia biasa makan makanan yang diambil dari tempat sampah, setelah dibersihkan, lalu di bagi 
dua. Sebagian ia makan dan sebagian lagi ia sedekahkan..Setelah itu Uwais berdoa : "Ya Allah aku berlindung kepada-Mu jika masih ada hamba-Mu yang kelaparan."

Ali Ath Thontowi, ulama terkenal dari Universitas Al Azhar Qairo berpesan : "Bila Anda membahagiakan Saudara Anda dengan pemberian, maka Allah akan membahagiakan Anda dengan pemberian-Nya yang tak terduga. Dan tak pernah Anda nantikan. Yang jelas pahala akhirat adalah lebih besar. Oleh karena itu pilihlah pakaianmu yang sekiranya lebih dan mainan serta permen anakmu dan lain-lain yang tak lagi dibutuhkan. Kirimkanlah kepada anak-anak tetanggamu yang fakir. Upayakanlah Anda bisa membuat mereka hidup senang sehari saja dalam setahun, sebagaimana Anda menikmatinya setiap hari sepanjang masa."

Diantaran keistimewaan sedekah dan infak berdasar Quran dan Hadis :
1.Melepaskan diri dari sifat perbudakan.
Rasul SAW. bersabda : " Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana.".

2
Merupakan obat dalam diri kita.
Rasul SAW.bersabda : " Obatilah penyakitmu dengan bersedekah."
3. Merupakan benteng buat diri kita.
Rasul SAW. bersabda : " Bentengilah harta bendamu dengan sedekah.".
4. Merupakan pemadam kemurkaan-Nya.
Rasul SAW. bersabda : " Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah".
5. Menambah keakraban dalam persaudaraan.
Rasul SAW. bersabda : " Sedekah adalah hadiah. Maka berikanlah hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih-sayanglah kalian dengan saling memberi hadiah".
6.Menanamkan rasa belas kasih dalam hati.
Rasul SAW. bersabda : " Barang siapa mendapat kesedihan di dalam hati, maka berikanlah sedekah."
7.Dapat menambah umur.
Rasul SAW. bersabda : " Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur."

Wallahualam. 
»»  READMORE...

Senin, 30 Mei 2011

TIADA HARI TANPA MENGABDI KEPADA ALLAH

Tiada Hari Tanpa Senyum, Tiada Hari Tanpa Sedekah, Tiada Hari Tanpa Baca/Dengar Ayat Quran, Tiada Hari Tanpa Tahajjud, Tiada Hari Tanpa Dakwah, Tiada Hari Tanpa ke Mesjid, Tiada Hari Tanpa Silaturahmi, Amalkan Semua Itu Niscaya Bencana Hilang, Tapi Kalau Sebaliknya, Tiada Hari Tanpa Maksiyat Maka Niscaya Bencana Akan Selalu Menghampiri Kita…..
Itulah tips mencegah terjadinya bencana.  Senyumlah kepada dunia, maka dunia akan tersenyum juga.  Bersedekahlah, maka 70 musibah akan terhindar.  Bacalah ayat2 Al Quran, maka rahmat akan menyelimuti lingkungan.
Shalat malamlah, maka anda akan selamat dunia dan akhirat.  Berdakwahlah, maka Allah akan menolongmu.  Pergilah ke mesjid setiap  shalat lima waktu, kalau tak bisa minimal sekali, karena bencana akan menjauh selagi mesjid masih ramai dikunjungi orang.  Bersilaturahmilah, maka umur akan panjang, rezeki pun akan datang. Kasihilah yang di bumi, maka yang dilangit akan menyayangimu.
Janganlah kau tebangi juga hutan itu, nanti alam akan marah.  Banjir akan datang.  Tanah longsor datang tiba2 di waktu subuh.   Kita terlalu memperhatikan lahiriah saja, tanpa melihat bathin.  Lahiriah selalu dipercantik.  Sementara bathiniah compang camping.
Wahai jiwa yang tenang, mari kembalilah kepada Ku dengan ridha dan diridhai.  Kembalilah kepada surga-Ku.  Wahai jiwa yang kemrungsung, kembalilah dengan suka atau tidak suka.  Kembalilah dengan senang atau terpaksa.
Wahai jiwa yang marah, matamu sudah merah, darahmu sudah menggelegak.  Kenapa mesti marah-marah.  Kenapa alamku kau rusak dan kau binasakan.  Kalau mau merusak, kalau mau binasa.  Rusak rusaklah sendiri.  Binasa binasalah sendiri.  Jangan kau ajak orang lain ikut rusak.  Jangan kau ajak orang lain ikut binasa. Sesungguhnya alam ini rusak karena amalan manusia yang sudah rusak.  Rusaknya amalan akan merusak alam semesta.  Berupa banjir.  Berupa Tsunami.  Berupa gunung meletus.  Berupa malapetaka apa saja.
Maka rusakilah amalan mu sekuat engkau mampu  menahan bencana yang akan datang.  Semakin rusak amalan yang diperbuat.  Semakin besar bencana akan selalu menghampiri kita.  Dapatkah kita sekadar mengajak orang berbuat baik.  Dapatkah kita sekadar mencegah orang dari berbuat kerusakan.
Sesungguhnya telah terjadi kerusakan di darat  dan  di laut akibat ulah manusia.  Manusia merusak daratan dan lautan secara langsung ataupun dengan tidak langsung berupa amalan buruk. Betapa besar polusi udara, polusi air, polusi tanah, dan polusi suara dalam merusak kekhusu’an ibadah kita.  Betapa banyak manusia melampiaskan hawa nafsunya.  Nafsu untuk memiliki.  Nafsu untuk menguasai.  Nafsu untuk berperang.  Nafsu untuk bermusuhan satu dengan yang lain.
Saudara berseteru dengan saudara.  Kakak dengan adik bermusuhan.  Tetangga saling bacok.  Tawuran antar kampung.  Pelajar berkelahi.  Perang antar negara.  Ribut sesama manusia.  Entah apa yang diperebutkan. Korupsi merajalela.  Suap merasuki setiap aktivitas.  Jaksa, hakim dan pengacara ada mafia peradilan.
Kalau Tuhan mau merusak suatu negeri, maka dijadikanlah orang2 kaya di negeri itu untuk hidup berfoya2.  Zakat dan sedekah untuk orang2 yang berhak menerimanya tak lagi jadi prioritas.  Dijadikannya juga Penguasa yang  sangat kejam.
Untuk kita renungkan… apa yang sudah kita perbuat…?  Apa yang sudah kita lakukan untuk mengubah ini semua ?  Selemah-lemah iman ubahlah dengan hati.  Agak kuat sedikit ubahlah dengan lisan dan tulisan.  Agak kuat lagi ubahlah dengan tangan.
Ulurkan tangan anda, langkahkan kaki anda, bantulah terlebih dahulu, orang2 yang zalim di antara kamu agar mereka mau berubah.  Mengapa  orang yang zalim terlebih dahulu yang harus ditolong ?  Karena, kalau orang2  zalim itu mati dalam keadaan zalim, penderitaan yang kekal akan menimpanya.  Ubahlah orang2 zalim itu menjadi orang2 yang insyaf…
»»  READMORE...

Minggu, 29 Mei 2011

RENUNGAN SEDEKAH


Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid, disumbangkan untuk pesantren,yatim,miskin untuk disumbangkan; tetapi
betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa. Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid
Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saatterakhir untuk event yangmenyenangkan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.
Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.
»»  READMORE...

Sabtu, 28 Mei 2011

SALURKAN INFAQ/SEDEKAH/WAQOF ANDA


ASSALAMU'ALAIKUM WR WB

Bayarkan Zakat Infaq Dan Shadaqah Anda Melalui Pesantren YAYASAN AS - SYAHIDAH TAUHID. Kami Akan Menyalurkannya Untuk Pembiayaan Santri Yang Kurang Mampu (Fakir Miskin), PENGEMBANGAN PESANTREN TAHFIDZUL QUR'AN. Sebesar apapun bantuan yang anda berikan kami ucapkan banyak terima kasih sebelumnya. Semoga Allah membalas kebaikan anda dengan kebaikan yang berlipat ganda. Amiiin.

Rekening:

BANK BCA No Rek : 8115060801, BANK BNI No Rek : 0219874971
A/N : Bpk. Budiono

BANK MANDIRI No Rek : 106-00-0995273-3
A/N : Budiono

BANK BRI No Rek : 3344-01-030645-53-6
A/N : Budiono

Salam dari Muhammad Budiono Al Amin, "Semoga semua Donatur, Sahabat - sahabat berada dalam keadaan sehat, saya do'akan untuk semua Donatur, Saudara - saudara saya. Mudah-Mudahan Allah senantiasa memberikan rizki, kesehatan, dan disampaikan segala hajatnya,disembuhkan dari penyakit, dikeluarkan dari maslah yang berat, Amin"
Melalui nomor rekening ini juga dibuka kesempatan bagi Dermawan dan Donatur untuk membantu perjuangan Pesantren dalam hal Pembangunan, Pendidikan atau Pembebasan Tanah wakaf.
Konfirmasi

Setelah transfer, mohon konfirmasi ke salah satu nomor dibawah ini:

HP. 0852 9618 9700 - 0819 3427 5083 - 0813 9625 6583 klik http://yayasanassyahidahtauhid.blogspot.com      http://gemarsedekah.blogspot.com

WASSALAM. TERIMAKSIH ATAS SEGALA PERHATIANNYA
MAS JO
( ANDA BISA DATANG TUK MENGHINDARI BURUK SANGKA, FITNAH, DLL)>>>JANGAN KATAKAN SEBELUM ANDA LIHAT FAKTA.
»»  READMORE...

SEKAPUR SIRIH


ASSALAMU'ALAIKUM WR WB
Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu yang telah menjadi DONATUR YAYASAN AS SYAHIDAH TAUHID - Rumah Singgah - Tahfidzul Qur'an. Yayasan As Syahidah Tauhid, adalah tempat Pembibitan Penghafal Al Qur'an.   Hanya dengan menyisihkan Rp.25.000,-/Bulan, donator  sudah membantu niat mulia untuk mencetak ribuan penghafal al Quran baru melalui pendidikan gratis bagi kaum dhuafa,yatim di Ponpes Yayasan As Syahidah Tauhid. Melalui pondok ini, setiap tahunnya, Insya Allah diaudisi 100 santri, dari seluruh daerah di Sumatera Utara, untuk dididik menjadi penghafal al Quran selama 4  tahun. Dan Insya Allah, Yayasan As Syahidah Tauhid, dengan bantuan sahabat-sahabat donator, akan terus memperbanyak sentri-sentri penghafal al Quran di tanah air. Dan di pondok ini, para santri akan juga dibekali dengan ilmu dan wawasan lain.

Salam dari Muhammad Budiono Al Amin, "Semoga semua Donatur, Sahabat - sahabat berada dalam keadaan sehat, saya do'akan untuk semua Donatur, Saudara - saudara saya. Mudah-Mudahan Allah senantiasa memberikan rizki, kesehatan, dan disampaikan segala hajatnya,disembuhkan dari penyakit, dikeluarkan dari maslah yang berat, Amin"

Program Pembibitan Penghafal Al Qur’an yang diselenggarakan oleh Yayasan As Syahidah Tauhid. Setiap tahunnya l, minimal 100 santri, akan dididik selama 4 tahun untuk menjadi penghafal Al Qur’an. Hanyai dengan hanya menyisihkan Rp. 25.000/ bulan. Bapak/Ibu, Sahabat, saudara sudah ikut ambil bagian dalam program ini. Bersedekah Melalui Bank Yang Sudah Kami Cantumkan Di Blog Ini. Kami akan salurkan ke Yayasan As Syahidah Tauhid dan yang membutuhkannya. Diantara harta dan penghasilan anda ada hak milik dari orang yang membutuhkan oleh karena itu sucikan harta dan penghasilan anda dengan bersedekah dan zakat, jangan lupa sholat malam dan dhuhanya yaaa...???.oke..
Wassalamu'alaikum Wr Wb

»»  READMORE...

RENUNGAN

"Tidak ada satupun hamba-Ku yang ikhlas kuambil harta yg Kuberikan padanya, kecuali Kuganti dengan yang lebih baik. Tidak ada satupun hamba-Ku yang ridha dengan bala yang Kutimpakan padanya, kecuali Kunaikkan derajatnya. Dan tidak satupun hambaKu yang bersyukur, kecuali Kutambah nikmatKu padanya". Di hadits qudsi yang lain Allah menyatakan: "Barangsiapa yang tidak bersyukur atas nikmatKu, tidak bersabar atas bala yang Kutimpakan, dan tidak ridho terhadap keputusanKu, keluarlah dari langitKu dan carilah Tuhan selain diriKu". Mudah-mudahan semua jamaah dalam kondisi sebaik-baiknya mental dan fisik menghadapi Ujian Kenaikan Tingkat Kehidupan. Sebab sejatinya, tidak ada ujian kecuali buat naik kelas
»»  READMORE...